Qmal Group
September 22, 2016
0
Tanggal 6 Januari 2016 publik di tanah air digemparkan oleh peristiwa tragis yang terjadi menimpa sosok wanita cantik bernama Wayan Mirna Salihin (28 tahun) yang terkapar setelah menenggak kopi vietnam bersianida di cafe Olivier yang terletak di Grand Indonesia Shopping Town, Jakarta, beliau sempat dilarikan ke Rumah Sakit Abdi Waluyo tetapi kadar racun dalam tubuhnya terlampau banyak mengakibatkan nyawanya tak tertolong. Dan tersangka utama dalam kasus itu Jessica Wongso yang merupakan sahabatnya sendiri, dari kacamata awam saya dengan bukti-bukti awal yang didapatkan oleh pihak kepolisian sudah menjadi bukti kuat untuk mendukung penjeblosan seseorang ke balik jeruji misalkan dari barang bukti yang dihilangkan, atau siapa yang datang pertama ke cafe itu dan memesan kopi untuk Mirna.
![]() |
| ilustrasi lamanya proses sidang Jessica Wongso ( http://1cak.com/1850414 #1cak #wtf) |
![]() |
| Dari kiri ke kanan : Mirna, Hanie, Jessica, dan Vera |
![]() |
| Jessica duduk di kursi pesakitan |
Apakah Benar Jessica Pembunuh Mirna?
Biografi Mirna
Nama lengkap : Wayan Mirna Salihin
Tanggal lahir : 30 Maret 1988
Kuliah : Billy Blue College of Design, Sidney, Australia
Pekerjaan : Freelance Grafic Designer, sebagai Creativ/Art Director di Misca Design
Agama : Kristen
Suami : Arif Soemarko, menikah bulan November 2015
Orangtua : Edi Darmawan Salihin (Ayah), Ni Ketut Sianty Osso (Ibu)
Saudara : Made Sandy Salihin
Biografi Mirna
Nama lengkap : Wayan Mirna Salihin
Tanggal lahir : 30 Maret 1988
Kuliah : Billy Blue College of Design, Sidney, Australia
Pekerjaan : Freelance Grafic Designer, sebagai Creativ/Art Director di Misca Design
Agama : Kristen
Suami : Arif Soemarko, menikah bulan November 2015
Orangtua : Edi Darmawan Salihin (Ayah), Ni Ketut Sianty Osso (Ibu)
Saudara : Made Sandy Salihin
![]() |
| Pusara Mirna |
sponsor
"Jujur bisa dikatakan memang benar rating (meningkat).
Total tiga stasiun televisi yang menayangkan hampir 15 persen yang biasanya
kalau share berita, kalau siang paling hebat cuma lima sampai 7 persen. Ini dua
kali lipat (ratingnya)," ujar Arya dalam diskusi bertajuk 'Persidangan
Kopi Bersianida, Jurnalisme TV dan Frekuensi Publik yang diselenggarakan Ikatan
Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) di Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta, Rabu
(31/8/2016). –dikutip dari wawancara
Direktur Pemberitaan MNC Media, Arya Mahendra dari situs suara.com
http://www.suara.com/news/2016/08/31/192806/rating-tv-persidangan-jessica-tinggi
Saya seorang operator tv kabel di
kota saya, dan setiap hari berinteraksi dengan konsumen dari berbagai latar
belakang. Disitu saya dapat membandingkan bahwa episode-episode persidangan
Jessica mengalahkan serunya episode-episode sinetron Bollywood saat ini karena
pemirsa sinetron Bollywood terbatas pada perempuan terutama emak-emak, tetapi
pemirsa untuk acara persidangan Jessica lebih luas dari remaja sampai orang
dewasa laki-laki dan perempuan. Mereka antusias menunggu sidang demi sidang
disiarkan live. Penayangan proses persidangan Jessica secara live di stasiun
televisi negeri kita tidak dipungkiri
juga menutup banyak berita penting (pengalihan isu) yang dampaknya lebih luas,
seperti ‘berita penggusuran Rawajati’ atau berita ‘penolakan sebagian
masyarakat DKI Jakarta terhadap Ahok. Berita-berita berimplikasi penting
seperti itu seakan lenyap oleh siaran Live tv Episode Persidangan Jessica yang
notabene hanya konflik dua keluarga.
Sejak digelar tahapan sidang
pertama sampai hari ini ketika artikel ini ditulis, persidangannya sudah mencapai tahap (episode) ke 24, dan belum
ada tanda-tanda siapa yang menang atau kalah, masing-masing berusaha
menghadirkan saksi-saksi ahli yang menguatkan atau melemahkan bukti-bukti yang
ada berdasarkan teori mereka masing-masing, mereka berusaha mencari sedikit celah
yang bisa dijadikan argumen. Begitu fenomenalnya proses persidangan Jessica,
bahkan ada pengusaha kopi yang berusaha numpang
tenar. Adalah Sefri Haris (29 tahun), warga Kedinding Lor Gang Palem 3 No. 66, Kecamatan Kenjeran, kota Surabaya Jawa Timur. Menjadi sosok yang diperbincangkan karena tindakan kontroversialnya dengan memproduksi merek kopi -Jessica Coffemix- tanpa meminta izin kepada pihak Jessica terkait penayangan foto dan namanya di bungkusan kopi buatan Sefri. saya tidak
tahu apakah orang ini bodoh, kreatif, atau terlalu pintar memanfaatkan situasi
yang ada.
Yang saya tahu perbuatan tersebut bisa membuatnya dalam masalah besar ketika pihak Jessica yang dibelakangnya ada pengacara-pengacara besar menuntut atas tuduhan pencemaran nama baik. Tidak peduli apakah Jessica bersalah atau tidak dalam kasus kopi bersianida yang menewaskan Mirna, perbuatan mengambil gambar untuk tujuan komersil tanpa sepengetahuan dan izin orang yang bersangkutan, adalah pelanggaran.
Hal yang menarik lainnya di sebuah kedai kopi tidak jauh dari tempat tinggal saya terdapat satu menu yang cukup menggelitik, pada papan menu di kedai itu tertulis -Tersedia Kopi Susu (tanpa sianida)-
![]() |
| Sefri Haris dengan kopi buatannya -Jessica Coffemix- |
Yang saya tahu perbuatan tersebut bisa membuatnya dalam masalah besar ketika pihak Jessica yang dibelakangnya ada pengacara-pengacara besar menuntut atas tuduhan pencemaran nama baik. Tidak peduli apakah Jessica bersalah atau tidak dalam kasus kopi bersianida yang menewaskan Mirna, perbuatan mengambil gambar untuk tujuan komersil tanpa sepengetahuan dan izin orang yang bersangkutan, adalah pelanggaran.
Hal yang menarik lainnya di sebuah kedai kopi tidak jauh dari tempat tinggal saya terdapat satu menu yang cukup menggelitik, pada papan menu di kedai itu tertulis -Tersedia Kopi Susu (tanpa sianida)-
Video Salah satu acara proses
persidangan Jessica, disiarkan secara live
Proses persidangan Jessica masih terus bergulir, sebagai manusia biasa kita pasti
memiliki naluri yang sama, perasaan yang sama dan kegeraman yang sama. Siapa sebenarnya yang meracun
Mirna? Siapa dia yang setega itu menaburkan sianida ke dalam gelas kopi Mirna? Sampai kapan sidang itu digelar? Tetapi perlu disadari larut dalam
masalah itu akan meneggelamkan banyak isu-isu penting yang terjadi di tanah air
yang dampaknya lebih luas. Kita tentunya mengharapkan penayangan acara televisi dengan
porsi yang seimbang.
Baca juga Ironi Idul Qurban di Republik India Dimana Sapi Disucikan
Baca juga Ironi Idul Qurban di Republik India Dimana Sapi Disucikan






















